Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Selasa, 01 Juli 2014

Tugas Softskill T3


Game Strawberry Prolog
“Life Or Die”

 

Kelas : 3IA03
Anggota Kelompok :
·       Arif Rahman Hakim              [ 51411140 ]
·       Dimas Bayu Prakoso            [ 52411106 ]
·       Harun Al Rosid                     [ 53411252 ]
·       Mochamad Reza Risky         [ 54411531 ]





UNIVERSITAS GUNADARMA
2014



GAME STRAWBERRY PROLOG
“LIFE OR DIE”

ABSTRAKSI
Dengan kemajuan teknologi saat ini telah banyak berbagai macam jenis game yang diciptakan seperti game yang mempunyai kemampuan Artificial Intelegent. Game tersebut dibuat untuk mengasah kemampuan logika pemain dengan melawan komputer . Dalam penulisan ini game yang dibuat adalah game “ LIFE OR DIE “. Game ini dapat dimainkan oleh semua kalangan dari anak – anak sampai dewasa untuk melatih kecerdasan atau strategi pemain dalam mengendalikan robot . game ini biasanya dimainkan menggunakan mainan robot – robotan saja, karena teknologi sudah semakin maju dan sudah jarang sekali masyarakat untuk memainkan permainan ini maka kami membuatnya menggunakan media computer ataupun laptop. Karena media tersebut sudah banyak digunakan oleh masyarakat . pembuatan aplikasi ini menggunakan Bahasa Pemrograman Strawberry Prolog

PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Permainan atau game merupakan media yang digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Semisal kebutuhan yang timbul akibat rasa jenuh, kebutuhan akan hiburan sampai kebutuhan dalam dunia bekerja. Dewasa ini lebih banyak bermunculan game yang mengutamakan kecerdasan berpikir atau respon berpikir. Game diidentikkan dengan pengaplikasian pada suatu device, dengan begitu keaktifan dalam merespon secara fisik lambat laun terabaikan.
Untuk melengkapi dalam pemenuhan keaktifan respon fisik, kami berempat membuat game yang mengutamakan respon pikiran yang terintegrasi dengan reson fisik. Game pertarungan antara 2 robot yang menguji respon pikiran yang cepat dan melatih ketepatan pengambilan keputusan kapan bersembunyi , berdiri serta menembak.
TUJUAN
            Tujuan permainan ini adalah memperoleh score sebanyak mungkin dengan menembaki lawan agar peluru kita mengenainya. Semakin banyak peluru kita mengenainya maka semakin banyak juga life lawan yang berkurang sehingga peluang kita untuk menang juga semakin besar. Pada saat akhir permainan, sisa life yang paling banyaklah yang menjadi pemenangnya.

METODE
Dalam membuat tulisan ini, kami menggunakan metode observasi dan teknik studi pustaka untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan. Tidak hanya itu, kami juga mencari bahan dan sumber-sumber dari media masa elektronik yang berjangkauan internasional yaitu, Internet.
PEMBAHASAN
Game Life Or Die ini adalah jenis game sederhana sehingga cocok menggunakan aplikasi strawberry prolog. Strawberry prolog merupakan sebuah bahasa pemrograman logika yang memiliki Object Oriented Language. Pada prolog ini tidak terdapat prosedur, hanya terdapat kumpulan data yang akan diolah. Untuk menggunakan strawberry prolog tidak dilakukan instalasi. Jadi program dapat dijalankan dengan membuka file strawberry prolog (.spj) di dalam strawberry prolog itu sendiri.
Untuk membuka file game Life Or Die, kita harus masuk kedalam strawberry prolog terlebih dahulu, kemudian pilih FILE – OPEN. Setelah itu pilih file “Life Or die.spj”.
Setelah itu akan muncul jendela strawberry prolog dengan lembar kerja berisikan listing program game “Life Or Die” seperti gambar dibawah ini.


Kemudian untuk menjalankan games-nya dapat menggunakan shortcut F5. Atau pada menu bar pilih RUN  - RUN. Hasilnya akan keluar jendela splash scrren terlebih dahulu, setelah itu jika kita pilih “Start Game” maka jendela splash screen akan hilang dan layar game akan muncul seperti pada output dibawah ini.


 Initial State
            Pada initial state terdapat tampilan awal yang terdiri dari robot biru dan robot hijau yang berlindung di balik tembok sebagai perlindungannya.  Permainan dapat dimulai dengan memilih menu Pilihan “Start”. Pemain dapat memilih tingkat kesulitan dalam permainan pada menu level “easy”, “standard”, “expert”. Jika pemain memilih menu Pilihan “Start” maka otomatis level yang akan digunakan dalam permainan adalah level default yakni level “Mudah”. Permainan berlangsung selama 30 detik.
            Permainan “Life Or Die” dimainkan oleh satu pemain yang mengendalikan robot biru melawan lawan yang mengendalikan robot hijau. Permainan ini di design untuk melatih dalam menghindari serangan musuh dari tembakan yang ditujukan lawan.

Rule (Aturan):

1.      Permainan berlangsung selama 30 detik
2.      Pemain menggunakan tombol atas untuk berdiri, tombol bawah untuk menunduk dan tombol spasi untuk menembak.
3.      Menembak hanya dapat dilakukan ketika pemain atau komputer berdiri.
4.      1 detik setelah pemain atau komputer menembak, pemain atau komputer akan otomatis menunduk untuk menghindari tembakan beruntun serta lag pada permainan.
5.      Jika pemain menembak tepat pada saat computer berdiri maka life komputer berkurang satu, jika komputer menembak tepat pada saat pemain berdiri maka life pemain berkurang satu
6.      1 detik setelah pemain atau komputer tertembak, pemain atau komputer akan otomatis menunduk untuk menghindari terkena tembakan beruntun serta lag pada permainan.
7.      Pada detik 0 permainan akan berakhir dan perhitungan life akan berjalan.
8.      Jika pada detik 0 life pemain lebih dari life komputer maka pemain dinyatakan menang.
9.      Jika pada detik 0 life pemain kurang dari life komputer maka pemain dinyatakan kalah.
10.  Jika pada detik 0 life pemain sama dengan life komputer maka permainan dinyatakan seri.

ALGORITMA BACKWARD CHAINING
Backward chaining atau Backward reasoning merupakan salah satu dari metode inferensia yang dilakukan untuk di bidang kecerdasan buatan.
Backward chaining dimulai dengan pendekatan tujuan atau goal oriented atau hipotesa. Pada backward chaining kita akan bekerja dari konsekuen ke antesendent untuk melihat apakah terdapat data yang mendukung konsekuen tersebut. Pada metode inferensi dengan backward chaining akan mencari aturan atau rule yang memiliki konsekuen ( Then klausa ...) yang mengarah kepada tujuan yang diskenariokan/diinginkan.
Konsep AI
Kecerdasan buatan pada game ini adalah respon pada komputer. Komputer dapat mengecek keadaan pemain apakah sedang berdiri atau tidak, ketika pemain berdiri komputer akan menembak. Komputer dapat melakukan pengecekan ini pada saat berdiri maupun pada saat menunduk. Jika pemain hanya diam saja tidak mau berdiri maka komputer yang akan berdiri untuk memancing pemain berdiri pula.

TEKNIK PEMBUATAN
          Disini kami akan menjelaskan sedikit teknik pembuatan game “Life Or Die” ini beserta  kodingan program game strawberry prolog yang kelompok kami buat :

(tanda "%" saya gunakan untuk mengawali keterangan, sesuai dengan aturan dari strawberry prolog. )

1.                  Membuat bagian awal program : deklarasi variable, import gambar, pembuatan window.  

Bagian awal program diawali dengan "?-" lalu bisa diisi dengan deklarasi variable, import gambar dan pembuatan window. Setiap deklarasi variable harus diawali huruf G_ di depannya. Contoh :

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
?-
G_life_green:=10,
% membuat variable G_life_green dengan nilai awal 10
G_Latar is bitmap_image("Latar.bmp",_),
% membuat variable G_Latar yang isinya adalah gambar dengan alamat "Latar.bmp" untuk memudahkan taruh gambar dalam satu folder dengan folder kodingan prolognya sehingga kita hanya perlu menuliskan nama filenya saja
window(G_splashscreen,_,window_awal(_),"Splash Screen", 350, 150,640,420).
% membuat tampilan awal / window awal dengan ukuran 640x420
close_window(G_splashscreen), 
% membuat tampilan awal ditutup
window(_,_,win_func(_),"Shoot Me",0,0,1040,555).
% membuat tampilan kedua / window dalam dengan ukuran 1045 x 555
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



2.      Membuat Menu
Diawali dengan statement "win_func(init):-" . Ada dua jenis menu yaitu menu normal dan menu pop up. Menu normal adalah menu biasa yang ketika di klik akan langsung melakukan aksi tertentu. Menu Pop-up ketika di klik akan mengeluarkan sub menu. Contoh :
win_func(init):-
menu( pop_up, _, _, menu_menu(_),"&Menu"),
% membuat menu pop up dengan nama "Menu" dan nama variable "menu_menu", menu popup dapat mempunyai sub menu.

3.      Membuat Sub Menu Dan Aksi Dari Sub Menu

Terusan dari kodingan diatas, untuk membuat sub menu harus diawali dengan nama variable dari menu tersebut. Contoh :

menu_menu(init):-
menu(normal,_,_,start_game(_),"&start"),
menu(normal,_,_,menu_exit(_),"&Keluar").
%membuat isi sub menu dari popup menu_menu yang isinya adalah start_game dan menu_exit

start_game(press):-
%membuat aksi yang dilakukan ketika sub menu mulai_game di klik, aksi-aksi bisa dilakukan antara lain adalah menaruh gambar dan  mendeklarasikan variable
 draw_bitmap( 512, 10, G_Papanwaktu, _, _),
%menaruh gambar G_cleantime pada posisi 300,10 pada window
G_aksi_green:=0,
G_aksi_blue:=0,
G_life_green:=99,
G_life_blue:=99,
G_time:=31,
%mendeklarasikan variable
draw_bitmap( 0, 273, G_Bertahan1, _, _),
draw_bitmap( 883, 273, G_Bertahan2, _, _),
draw_bitmap( 140, 366, G_Benteng, _, _),
draw_bitmap( 785, 366, G_Benteng, _, _).
%menaruh gambar –gambar diatas pada posisinya masing-masing. Gambar yang ditaruh harus sudah dideklarasikan sebelumnya




4.      Membuat Menu Exit Dengan Tampilan Peringatan Kepada user

Terusan dari kodingan diatas, berikut adalah aksi ketika menu_exit ketika di klik yang akan keluar dari windows dengan sebelumnya memunculkan peringatan kepada user apakah ingin keluar atau tidak.

menu_exit(press):-
close_window(_).
win_func(close) :-
     not( yes_no("","Are you sure to exit?", ?)).
%yang ini tentu gampang dimengerti, tinggal di kopas aja kodingan diatas




5.      Membuat Aksi Yang Berjalan Ketika Tombol Di Keyboard Ditekan. 

Pertama kita harus tahu kode tombol keyboard, kode 38 untuk tombol atas, kode 40 untuk tombol bawah, kode 32 untuk tombol spasi. Untuk kode-kode lainnya silahkan cari sendiri. Contoh :
win_func(key_down(38,_)):-
G_aksi_blue:=1,
draw_bitmap( 0, 273, G_Berdiri1, _, _).
%membuat aksi yang akan dijalankan ketika tombol tanda panah atas pada keyboard di tekan, aksi yang dijalankan diatas adalah deklarasi variable dan penaruhan gambar.
            ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


6.      Membuat Statement Percabangan If, Pembuatan Fungsi,  Pemanggilan Fungsi

Yang ini butuh nalar dan perenungan sebentar, statement if di tandai dengan “->” lalu dapat diikuti dengan percabangan dengan menambahkan “else”. Untuk membuat fungsi tinggal ketik “namafungsi(_):-” . Dan untuk memanggilnya tinggal ketik “namafungsi(_)”. Contoh :
musuhberdiri(_):-
G_aksi_green:=1,
draw_bitmap( 883, 273, G_Berdiri2, _, _).
%membuat  fungsi bernama  musuhberdiri lengkap dengan isinya

musuhcek(_):-
G_aksi_blue=1->
G_aksi_green:=1,
draw_bitmap( 883, 273, G_Berdiri2, _, _),
wait(0.1),
draw_bitmap(780,335,G_Asaphijau,_,_),
draw_bitmap(580,335,G_Asaphijau,_,_),
%membuat fungsi musuhcek lengkap dengan isinya

%Membuat Statement Percabangan. Jika benar variable G_Time bernilai 18 dan G_Level bernilai 2 maka akan dipanggil fungsi musuhcek, jika salah maka akan dipanggil fungsi musuhberdiri.

Berikut ini merupakan hasil tampilan output yang akan muncul jika langkah-langkah pembuatan diatas dilakukan dengan benar.



PENUTUP
Demikianlah tulisan yang kami buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan lugas.Karena kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan Dan kami juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan tulisan ini. Sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di hati dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

DAFTAR PUSTAKA



Minggu, 08 Juni 2014

Tugas Softskill T2

Kali ini saya akan memposting game buatan anggota kelompok kami yang kami beri nama “LIFE OR DIE “. Game tersebut kami buat dengan menggunakan bahasa pemrograman Strawberry Prolog.
Sebelum kita membahas game tersebut , ada baiknya kita sedikit mengetahui apa itu bahasa pemrograman Strawberry Prolog.
PROLOG adalah sebuah bahasa pemrograman yang dirancang oleh Alain Colmenraurer dan P. Roussel di Universitas Marseilles Prancis pada tahun 1972, PROLOG merupakan sebuah singkatan dari Programing in Logic (dalam bahasa Pranci programmation en logique), di Eropa sana, bahasa pemrograman ini populer digunakan untuk membuat sebuah aplikasi atau game berbasiskan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Bahasa pemrograman PROLOG tidak memilki aturan khusus seperti adanya prosedur atau tetek bengeknya yang ada pada bahasa pemrograman lain dikarenakan bahasa pemrograman PROLOG ini tergolong “Declarative Language“, tidak ada prosedur didalamnya, tetapi terdapat kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antara objek tersebut akan membentuk sebuah aturan (rule) yang diperlukan untuk mencapai suatu goal (tujuannya).
Penerapan PROLOG ini cukup banyak diterapkan pada bidang-bidang tertentu, berikut contoh penerapannya :
·         Sistem Pakar (Expert System)
·         Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing)
·         Robotika
·         Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
·         Pembelajaran (Learning)
Dalam game “LIFE OR DIE” akan terdapat tampilan dua robot yang saling berhadapan yang masing-masing berlindung dibalik penghalang berusaha untuk merebut poin terbanyak dengan saling menembak dalam waktu 30 detik.
Games tersebut hanya dapat dimainkan oleh satu pemain yang mengendalikan robot disebelah kiri layar melawan komputer yang mengendalikan robot disebelah kanan layar. Dalam games tersebut terdapat 3 level yang berbeda yaitu mudah, biasa dan susah.
Cara memainkannya, Pemain menggerakkan robot dengan menggunakan tombol pada keyboard.
·         Tombol arah panah ke atas untuk berdiri
·         Tombol arah panah ke bawah untuk menunduk
·         Tombol spasi untuk menembak

Permainan ini melatih ketepatan pemain dalam mengambil keputusan kapan untuk bersembunyi, berdiri, dan menembak.
Anggota kelompok :
·         Arif Rahman Hakim
·         Dimas Bayu Prakoso
·         Harun Al-Rosid
·         Mochamad Reza Risky

Sumber :
http://greenbel.wordpress.com/2011/11/13/strawberry-prolog-1/

http://id.wikipedia.org/wiki/Prolog

Rabu, 02 April 2014

GAME DAN SOFTWARE PEMBUATNYA



Definisi Game dan Jenis-Jenisnya
Pengertian Game
            Game bukanlah hal yang tabu di mata masyarakat. Hampir semua orang dari berbagai kalangan pernah memainkan game.Tapi tahukah mereka apa definisi sebenarnya dari kata “game”?
Mendefinisikan apakah yang dimaksud dengan game, tidak cukup dengan hanya melihat kamus bahasa. Terdapat banyak makna dalam kata ‘game’. Yang jelas game secara naluri adalah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Makna sekilas dari game memberikan pengertian bahwa game merupakan suatu aktifitas yang tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh. Untuk mengetahui apa yang sesungguhnya disebut dengan game, maka paling tidak kita dapat memahaminya dari adanya sejumlah pengertian game yang biasa kita alami dalam kehidupan.
Dalam hal paling tidak terdapat 5 katagori istilah game, yaitu :
· Board Games (Permainan Papan) Game pada katagori ini membutuhkan suatu papan yang terbagi dalam sektor-sektor tertentu (dengan garis-garis) dan didalamnya terdapat sejumlah alat main yang dapat digerakkan. Termasuk dalam katagori ini adalah catur.Dua buah pemain akan berhadapan dan saling mengadu strategi sesuai dengan aturan untuk mencapai daerah lawan atau mempertahankan daerahnya sendiri, mengalahkan bidak musuh, mengumpulkan sesuatu. Pemain pada board games ini akan berusaha menganalisis hubungan-hubungan geometri yang ada pada papan dan bidak.
· Card Games (Permainan Kartu) Games ini akan memanfaatkan simbol dari 52 kartu yang terbagi dalam dua faktor : suit (4 nilai) dan rank (13 nilai). Permainan akan dilakukan sekitar bagaimana membuat kombinasi dari 52 kartu tersebut. Sejumlah ketentuan dibuat untuk mengatur bagaimana cara-cara untuk membuat kombinasi tersebut. Permainan kartu bridge/truf termasuk kelompok games ini.
· Athletic Games (Permainan Atletik) Permainan games jenis ini lebih cenderung pada penggunaan fisik daripada mental. Aturan game dibuat dengan keharusan pemain untuk melakukan sejumlah aksi tertentu. Hal yang terkait dengan kekuatan badan, kecepatan, ketepatan dan kerjasama menjadi bagian utama dari game atletik. Dalam hal ini harus dibedakan antara game dengan kompetisi. Kompetisi tidak mengharuskan adanya kerjasama dan pemain bekerja secara individu. Dua orang yang beradu lari bukanlah termasuk game tetapi kompetisi. Perbedaan utama antara game dan kompetisi adalah dalam hal interaksi diantara peserta. Pada kompetisi tidak terjadi interaksi diantara pemain, kompetisi yang membolehkan adanya interaksi diantara pemainnya termasuk game.
· Children Games (Permainan Anak) Aktifitas seperti berlari, sembunyi, melempar dan menangkap adalah menjadi ciri utama game anak-anak. Umumnya game ini menekankan pada aktifitas kelompok sebagai latihan untuk berkehidupan sosial. Walaupun dalam game ini terdapat juga upaya untuk saling mengalahkan secara mental atau fisik namun tujuan utamanya bukanlah untuk meraih kemenangan satu diatas yang lain tetapi sebagai ilustrasi kerjasama dalam kehidupan manusia. Penggunaan sejumlah alat untuk membantu ilustrasi dapat meningkatkan improvisasi game dan meningkatkan keterlibatan yang lebih baik dari pemain.
· Computer Games (Permainan Komputer) Game ini dimainkan lewat bantuan alat komputer. Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai komputer, yaitu :
o Expensive dedicated machine, mesin yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
o Inexpensive dedicated machine, disebut juga dengan hand held machine. Alat game watch termasuk dalam katagori ini.
o Multiprogram home, mesin seperti Atari,Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
o Personal computer
o Mainframe computer
Computer game berbeda dengan jenis game yang lain karena tidak ada pergerakan secara fisik atau interaksi langsung dengan object kecuali lewat perantaraan komputer. Software yang dibuat harus dapat menangkap reaksi yang cepat dari interaksi yang dihasilkan dengan pemain. Karena itu software untuk computer games harus bersifat real time. Kompleksitas game adalah bergantung dari kemampuan merepresentasikan aturan dan lingkungan game dalam program yang dibuat.
Diantara sekian banyak definisi game, maka definisi yang umum untuk computer game adalah :
A computer game is a software program in which one or more players make decisions through the control of game objects and resources, in pursuit of a goal.
Game Komputer adalah sebuah program software dimana satu atau lebih pemain berusaha untuk membuat keputusan lewat kontrol terhadap object dan resource guna memenuhi satu tujuan tertentu
Sejarah Game
Sejarah teknologi game komputer secara langsung berhubungan dengan perkembangan komputer itu sendiri. Komputer dengan kecepatan processor tinggi, grafis yang lebih mendekati realita, dan media penyimpanan yang lebih besar sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dalam bermain games.
Sebelum dimulai, akan kita pahami dulu apa arti dari game (game komputer). Game adalah sebuah permainan interactive yang membutuhkan komputer untuk bermain. Program komputer menerima input dari si pemain melalui pengendali dan menampilkan lingkungan buatan melalui TV atau layar monitor.
Game generasi pertama
Tahun 1952, di Universitas Cambridge, A.S Douglas menulis sebuah tesis untuk gelar sebuah PhD-nya mengenai interaksi antara komputer dan manusia. Dalam tesisnya itu ia menciptakan game komputer dari sebuah permainan tradisional bernama Tic-Tac-Toe. Game ini diprogram dengan memakai komputer EDVAC vacuum tube yang memiliki layer berupa cathode ray tube (CRT).
Kemudian di tahun 1958. William Haginbotham menciptakan video game pertamanya. Berbeda dengan Douglas, video game pertamanya yang berjudul Tennis for Two diciptakan dan dimainkan di osciloscope.
Tapi game komputer pertama yang benar-benar diciptakan menggunakan komputer betulan adalah Spacewar. Saat itu di tahun 60-an, komputer adalah barang sangat mewah. Dan biasanya komputer dipakai untuk kepentingan riset dalam dunia militer. Tapi seseorang bernama Steve Russel memiliki ketertarikan akan hal lain. Dia dan teman-temannya sangat nge-fan dengan kisah fiksi ilmiah berjudul Skylark karangan Edward E Smith. Dari situ mereka membuat sebuah game bernama Spacewar. Kebetulan juga, Steve Russel bekerja menggunakan sebuah komputer mainframe bernama MIT PDP-1 yang biasa dipakai untuk perhitungan statistik. Dengan komputer itulah dia membuat Spacewar di tahun 1961.
Game generasi kedua
Di tahun 1971, Nolan Bushnell bersama dengan Ted Dabney menciptakan game ber-genre arcade yang pertama. Dinamai Komputer Space, game itu didasari oleh Spacewar. Tahun 1972, Nolan dan Ted memulai Atari komputer. Kemudian dia mengembangkan game berjudul Pong yaitu game pertama yang tersedia untuk publik. Karena game-game sebelumnya hanya ada di dalam komputer mainframe untuk kesenangan sendiri saja. Asal usul Pong dimulai saat Nolan ingin membuat game sederhana dan mudah dimengerti. Dengan memory dan micro processor kelas rendah, kemampuan proses yang terbatas dan grafis yang sederhana, akhirnya dia membuat versi elektronik dari permainan ping pong yang kemudian menjadi Pong.
Sedikit selingan, Pong kemudian berevolusi menjadi sebuah game bernama Breakout. Game itu diciptakan oleh Steve Jobs untuk Atari. Dari situ, Steve Jobs dan temannya Steve Wozniak mulai berpikir untuk menciptakan sebuah PC. Kemudian mereka meminjam semua peralatan yang dipakai dalam proyek Breakout dan membuat sebuah prototype bernama Apple I. dan itu adalah cikal bakal dari komputer Apple Macintosh yang ada sekarang.
Pada tahun 1980, Atari mengeluarkan game berjudul Asteroid dan Lunar Lander. Kedua game tersebut adalah game pertama yang didaftarkan pada kantor hak cipta untuk mendapatkan paten. Asteroid merupakan game yang penuh inovasi baru dalam grafisnya. Daripada menggunakan metode raster, game ini merupakan grafis vector line seperti yang ada pada osciloscope.
Pengenalan Atari Video komputer System (Atari 2600) dengan CPU biasa dan slot untuk kasetnya, menjadi suatu era baru dalam dunia game. Di tahun 1980 itu juga menunjukkan penjualan yang meningkat dari PC yang biasa dipakai untuk game.
Dan kini komputer bersaing dengan mesin konsol seperti PS atau Xbox. Dan komputer tidak hanya sebagai mesin untuk kepentingan bisnis semata, tapi juga untuk hiburan seperti game.
Kategori Game Berdasarkan Platform yang Digunakan
1.Arcade games, yaitu yang sering disebut ding-dong di Indonesia, biasanya berada di daerah / tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya lebih merasa “masuk” dan “menikmati”, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).

2.PC Games , yaitu video game yang dimainkan menggunakan Personal Computers..

3.Console games, yaitu video games yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360, dan Nintendo Wii..

4. Handheld games, yaitu yang dimainkan di console khusus video game yang dapat dibawa kemana-mana, contoh Nintendo DS dan Sony PSP..

5.Mobile games, yaitu yang dapat dimainkan atau khusus untuk mobile phone atau PDA.
Kategori Game Berdasarkan Jenisnya
1. Aksi – Shooting, (tembak-tembakan , atau hajar-hajaran bisa juga tusuk-tusukan, tergantung cerita dan tokoh di dalamnya), video game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, juga timing, inti dari game jenis ini adalah tembak, tembak dan tembak. Termasuk didalam-nya :
a.First person shooting (FPS) seperti Counter Strike dan Call of Duty

b.Drive n’ shoot, menggunakan unsur simulasi kendaraan tetapi tetap dengan tujuan utama menembak dan menghancurkan lawan, contoh : Spy Hunter, Rock and Roll Racing, Road Rash.

c. Shoot em’ up, seperti Raiden, 1942, dan gradius.

d. Beat ‘em up (tonjok hajar) seperti Double Dragon dan Final Fight, lalu hack and slash (tusuk tebas) seperti Shinobi dan Legend of Kage.

e. Light gun shooting, yang menggunakan alat yang umumnya berbentuk seperti senjata, seperti Virtua Cop dan Time Crisis.

2. Fighting ( pertarungan ) Ada yang mengelompokan video game fighting di bagian Aksi, namun penulis berpendapat berbeda, jenis ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), pengenalan karakter dan timing sangatlah penting, o iya, combo-pun menjadi esensial untuk mengalahkan lawan secepat mungkin. Dan berbeda seperti game Aksi pada umumnya yang umumnya hanya melawan Artificial Intellegence atau istilah umumnya melawan komputer saja, pemain jenis fighting game ini baru teruji kemampuan sesungguhnya dengan melawan pemain lainnya. Seri Street Fighter, Tekken, Mortal Kombat, Soul Calibur dan King of Fighter adalah contohnya.

3. Aksi – Petualangan. Memasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan di antara lahar, bergelayutan dari pohon satu ke pohon lain, bergulat dengan ular sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil legendaris, atau sekedar mencari telepon umum untuk mendapatkan misi berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal yang karakter pemain harus lakukan dan lalui dalam video game jenis ini. Menurut penulis, game jenis ini sudah berkembang jauh hingga menjadi genre campuran action beat-em up juga, dan sekarang, di tahun 2000 an, jenis ini cenderung untuk memiliki visual 3D dan sudut pandang orang ke-tiga. Tomb Rider, Grand Theft Auto dan Prince of Persia termasuk didalamnya.

4. Petualangan. Bedanya dengan jenis video game aksi-petualangan, refleks dan kelihaian pemain dalam bergerak, berlari, melompat hingga memecut atau menembak tidak diperlukan di sini. Video Game murni petualangan lebih menekankan pada jalan cerita dan kemampuan berpikir pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun menyimpulkan rangkaian peristiwa dan percakapan karakter hingga penggunaan benda-benda tepat pada tempat yang tepat. Termasuk didalamnya:
a. Petualangan dengan teks atau sistem tunjuk dan klik, contoh: Kings Quest, Space Quest, Heroes Quest, Monkey Island, Sam and Max,

b.Novel atau film interaktif, seperti game “dating” yang banyak beredar di jepang, Dragons Lair dan Night Trap.

5. Simulasi, Konstruksi dan manajemen. Video Game jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor. Dari mencari jodoh dan pekerjaan, membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan. Dunia kehidupan rumah tangga sampai bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir jalan hingga membangun laboratorium cloning. Video Game jenis ini membuat pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun dan mengatasi masalah dengan menggunakan dana yang terbatas. Contoh: Sim City, The Sims, Tamagotchi.

6. Role Playing. Video game jenis ini sesuai dengan terjemahannya, bermain peran, memiliki penekanan pada tokoh/peran perwakilan pemain di dalam permainan, yang biasanya adalah tokoh utamanya, dimana seiring kita memainkannya, karakter tersebut dapat berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan pemain ( biasanya menjadi semakin hebat, semakin kuat, semakin berpengaruh, dll) dalam berbagai parameter yang biasanya ditentukan dengan naiknya level, baik dari status kepintaran, kecepatan dan kekuatan karakter, senjata yang semakin sakti, ataupun jumlah teman maupun mahluk peliharaan.Secara kebudayaan, pengembang game Jepang biasanya membuat Role Playing Game (RPG) ke arah cerita linear yang diarahkan seolah karakter kita adalah tokoh dalam cerita itu, seperti Final Fantasy, Dragon Quest dan Xenogears. Sedangkan pengembang game RPG Eropa, cenderung membuat karakter kita bebas memilih jalan cerita sendiri secara non-linear, seperti Ultima, Never Winter Nights, baldurs gate, Elder Scroll, dan Fallout.

7. Strategi. Kebalikan dari video game jenis action yang berjalan cepat dan perlu refleks secepat kilat, video game jenis strategi, layaknya bermain catur, justru lebih memerlukan keahlian berpikir dan memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan terencana. Video game strategi biasanya memberikan pemain atas kendali tidak hanya satu orang tapi minimal sekelompok orang dengan berbagai jenis tipe kemampuan, sampai kendaraan, bahkan hingga pembangunan berbagai bangunan, pabrik dan pusal pelatihan tempur, tergantung dari tema ceritanya. Pemain game strategi melihat dari sudut pandang lebih meluas dan lebih kedepan dengan waktu permainan yang biasanya lebih lama dan santai dibandingkan game action. Unsur-unsur permainannya biasanya berkisar sekitar, prioritas pembangunan, peletakan pasukan, mencari dan memanfaatkan sumberdaya (uang, besi, kayu,minyak,dll), hingga ke pembelian dan peng-upgrade-an pasukan atau teknologi. Game jenis ini terbagi atas:
a.Real time Strategy, game berjalan dalam waktu sebenarnya dan serentak antara semua pihak dan pemain harus memutuskan setiap langkah yang diambil saat itu juga berbarengan mungkin saat itu pihak lawan juga sedang mengeksekusi strateginya. Contoh: Starcraft, Warcraft , dan Command and Conquer.

b.Turn based Strategy , game yang berjalan secara bergiliran, saat kita mengambil keputusan dan menggerakan pasukan, saat itu pihak lawan menunggu, begitu pula sebaliknya, layaknya catur.
contoh: Front Mission, Super robot wars, Final Fantasy tactics, Heroes of might and magic, Master of Orion.

Sebenarnya ada yang memilah lagi menjadi jenis tactical dan strategi, namun penulis cenderung untuk menggabungkannya karena perbedaannya hanya ada di masalah skala dan ke-kompleks-an dalam manajemen sumber daya-nya saja.

8. Puzzle. Video game jenis ini sesuai namanya berintikan mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong kota masuk ke tempat yang seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam video game petualangan maupun game edukasi. Tetris, Minesweeper, Bejeweled, Sokoban dan Bomberman.

9. Simulasi kendaraan. Video Game jenis ini memberikan pengalaman atau interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya, muskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan tersebut. Terbagi atas beberapa jenis:
a. Perang. Video game simulasi kendaraan yang sempat tenar di tahun 90-an ini mengajak pemain untuk menaiki kendaraan dan berperang melawan kendaraan lainnya. Dan kebanyakan diantaranya memiliki judul sama dengan nama kendaraannya. Contoh : Apache 64, Comanche, Abrams, YF-23, F-16 fighting eagle.

Tetapi game kehidupan bajak laut seperti ‘Pirates!’ pun dapat dikategorikan disini.

b.Balapan. Dari namanya sudah jelas, siapa sampai duluan di garis finish dialah pemenangnya! Terkadang malah pemain dapat memilih kendaraan, mendandani, upgrade mesin bahkan mengecatnya. Contoh: Top Gear, Test Drive, Sega Rally Championship, Daytona, Grand Turismo, Need For Speed, Mario Cart, ManXTT.

c.Luar Angkasa. Walau masih dapat dikategorikan simulasi kendaraan perang, tetapi segala unsur fiksi ilmiah dan banyaknya judul yang beredar membuat subgenre ini pantas dikategorikan diluar simulasi kendaraan perang. Jenis ini memungkinkan pemain untuk menjelajah luar angkasa, berperang dengan mahluk alien, mendarat di planet antah berantah atau sekedar ingin merasakan bagaimana menjadi kapten di film fiksi ilmiah kesayangan kamu. Contoh: Wing Commander, Freelancer , Star Wars X-Wing, Star Wars Tie Fighter, dll.

d.Mecha. Pendapat bahwa hampir tidak ada orang yang terekspos oleh film robot jepang saat kecilnya tidak memimpikan ingin mengendalikan robot, memang sulit dibantah. Dipopulerkan oleh serial Mechwarrior oleh Activision, subgenre Simulasi Mecha ini memungkinkan pemainnya untuk mengendalikan robot dan menggunakannya untuk menghancurkan gedung, helikopter dan tentu saja robot lainnya. Contoh: Mechwarrior, Gundam Last war Chronicles, dan Armored Core.

10. Olahraga. Singkat padat jelas, bermain sport di PC atau konsol anda. Biasanya permainannya diusahakan serealistik mungkin walau kadang ada yang menambah unsur fiksi seperti NBA JAM. Contohnya pun jelas, Seri Winning Eleven, seri NBA, seri FIFA, John Madden NFL, Lakers vs Celtics, Tony hawk pro skater, dll.
Contoh Game dan Software Pembuatannya
Disini saya akan mengambil contoh game Counter-Strike. Apa Itu Counter-Strike?

Counter-Strike (disingkat CS) adalah permainan video tembak-menembak orang-pertama atau first person shooting yang merupakan modifikasi dari permainan video Half-Life oleh Minh "Gooseman" Le dan Jess "Cliffe" Cliffe. Permainan ini telah berkembang menjadi serangkaian permainan baru sejak diluncurkan, antara lain Counter-Strike:

- Condition Zero
- Counter-Strike: Source
- Counter-Strike Neo
- Counter-Strike Online

Info Seputar Counter-Strike:

- Counter-Strike adalah game FPS pertama orang yang jujur dalam pemain bergabung baik Terrorist (T),Counter-Terrorist (CT) maupun Spectator

- Setiap satu putaran, kedua team akan Spawn kembali

- Player dapat memilih untuk bermain sebagai salah satu dari delapan karakter yang berbeda standar model (empat untuk masing-masing pihak, meskipun Counter-Strike: Condition Zero ditambahkan dua model tambahan, sehingga total sampai sepuluh)

- Pemain biasanya diberikan beberapa detik sebelum dimulainya pertandingan (dikenal sebagai Freeze Time) untuk mempersiapkan dan membeli peralatan. saat itu mereka tidak dapat berjalan dan menyerang

Counter-Strike Terdiri Dari:
 Counter Terrorist:
·         SEAL Team 6
·         GSG-9
·         SAS
·         GIGN
 Terrorist:
·         Phoenix Connection
·         Elite Crew
·         Arctic Avengers

Skenario Permainan:
Selain dengan cara-cara di bawah, kemenangan bisa diraih dengan membunuh semua anggota tim lawannya.

1. Penjinakkan Bom (Bomb Defusal)
Berlaku untuk tempat yang berawalan de, contoh: de_inferno, de_dust, dll.
Dalam skenario ini, tim Terrorist bertugas untuk menanam bom pada tempat yang sudah disediakan, yang disebut bombsite (A dan B). Sebaliknya, team Counter-Terrorist harus menjinakkan bom jika sudah ditanam, atau mencegah Terrorist menanam bomnya.

2. Penyelamatan Sandera (Hostage Rescue)
Berlaku untuk tempat yang berawalan cs, contoh: cs_assault, cs_militia, dll.
Di tempat ini, Counter-Terrorist harus menyelamatkan ke-4/5 sandera (hostage) yang berada di markas Terrorist (T Spawn)

3. Pembunuhan Rahasia (Assatination)

Berlaku untuk tempat yang berawalan as, contoh: as_tundra, as_oilrig, dll.
Dalam skenario assatination, salah seorang anggota Counter-Terrorist menjadi VIP di teamnya. Anggota tersebut tidak boleh mati hingga mencapai tempat yang aman (biasanya helikopter atau tank).
Skenario ini tidak banyak ada di permainan Counter-Strike.

Software Pembuat Game Counter Strike
Software ini dibuat oleh perusahaan The Game Creators Ltd. Perusahaan yang juga memproduksi 3D Game maker dan Dark Basic. Aplikasi ini khusus untuk membuat game 3D dengan genre FPS (First Person Shooter), dengan maksud fokus pada satu genre dan tidak untuk genre yang lain. Keuntungan lain dari FPS Creator adalah kemudahan yang diberikan kepada penggunanya untuk membuat game FPS dengan cepat dan mudah tanpa harus memahami lebih mendalam tentang programming dan skill grafis 3.Tampilan interface dari FPS Creators X10 dapat dilihat pada gambar dibawah.


 
SUMBER :
o   http://repository.amikom.ac.id/files/Publikasi_10.21.0504.pdf